2019-08-14Thailand merupakan produsen singkong terbesar ketiga di dunia, setelah Nigeria dan Brazil. Ada sekitar 20 juta ton singkong segar yang diproduksi di Thailand setiap tahunnya, dimana 65% diolah menjadi keripik singkong dan palet singkong, dan 35% diolah menjadi pati. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan meningkatnya kesadaran pasar dunia akan meluasnya penggunaan dan keunggulan tepung singkong (harga singkong lebih rendah dibandingkan bahan baku industri lainnya), permintaan akan tepung singkong semakin meningkat. Sehingga produksi tepung singkong di Thailand juga berkembang pesat.
Singkong & pati singkong
Produksi tepung singkong di Thailand secara bertahap dikembangkan dari pengolahan manual skala kecil menjadi pengolahan mekanis skala besar. Pada tahap awal produksi tepung singkong Thailand, sebagian besar melibatkan pabrik pengolahan skala desa. Prosesnya meliputi pembersihan singkong, penggilingan akar singkong segar dengan parutan sederhana, pencampuran parutan ampas singkong dengan air, kemudian diendapkan dan dikeringkan. Pati yang dihasilkan berkualitas buruk, efisiensinya rendah, dan rendemennya rendah. Untuk meningkatkan produksi singkong dan memperluas ekspor, produksi tepung singkong mekanis di Thailand dikembangkan secara bertahap. Saat ini terdapat 79 pabrik tepung singkong modern di Thailand yang menggunakan produksi mekanis. Proses produksi pabrik mekanik modern adalah: penumpukan bahan baku - pemuatan - pengangkutan - pengupasan - pencucian - pemotongan - penghancuran - pemisahan terak - pemisahan serat - desanding - konsentrasi & pemurnian - dehidrasi - pengeringan - pengemasan pati jadi. Metode pengolahan mekanis menggunakan alat pengupas sentrifugasi dan pengering flash untuk pengolahan pati, dan keseluruhan waktu pengolahan (dari singkong baru hingga pati kering) diperkirakan kurang dari 30 menit. Mesin pengolah tepung singkong otomatis yang modern telah memungkinkan pesatnya perkembangan industri tepung singkong Thailand.
Lini produksi tepung singkong
Pesatnya perkembangan produksi tepung singkong di Thailand menjadikannya semakin penting dalam pendapatan nasional Thailand. Produksi tahunan pati Thailand adalah 1,5-200 juta ton, yang tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri, seperti digunakan untuk pembuatan natrium glutamat, gula pati, bahan tambahan makanan, bahan tambahan pakan, plafon, berbagai lem, tekstil, kertas, atau digunakan dalam industri kimia dan sebagainya. Selain itu, tepung singkong juga ditambahkan pada roti dan biskuit dalam industri makanan. Tepung singkong juga banyak diekspor ke negara-negara Asia dan Eropa, negara pengekspor utamanya antara lain: Jepang, Malaysia, China, Filipina, Singapura, Indonesia, Amerika Serikat, Masyarakat Eropa dan lebih dari 50 negara dan wilayah. Selain itu, dengan tumbuhnya sektor industri global dan pasar pati, diharapkan volume ekspor tepung singkong akan meningkat di masa depan.
Thailand tidak hanya kaya akan singkong, teknologi pengolahan pati singkong juga terus ditingkatkan. Kualitas tepung singkong yang dihasilkan tinggi dan outputnya tinggi. Merupakan eksportir produk singkong terbesar di dunia dan memimpin pengembangan teknologi produksi singkong dunia. Sebagai produsen dan eksportir produk pengolahan singkong terbesar di dunia, produksi tepung singkong di Thailand tidak hanya menciptakan banyak nilai ekonomi bagi Thailand, tetapi juga berperan penting dalam rantai pasokan dunia.
Ingin tahu lebih banyak tentang produk atau layanan kami? Isi formulir kontak di bawah ini, dan kami akan menghubungi Anda kembali kamu dan kamu akan mendapatkan daftar harga. Silakan juga menghubungi kami melalui email atau telepon.( * Menunjukkan wajib bidang).