2019-08-31Kita semua tahu bahwa air sangat diperlukan dalam lini pengolahan pati singkong, terutama digunakan di bagian pembersihan dan bagian pengolahan untuk membersihkan umbi singkong mentah dan memurnikan pati. Dan banyak pelanggan yang menanyakan pertanyaan kepada kami berapa konsumsi air di lini pengolahan tepung singkong. Untuk pertanyaan ini, kami tidak dapat memberikan nomor detailnya, karena ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. Misalnya, kebersihan bahan mentah yang Anda pilih, kapasitas lini produksi, dan desain pemrosesan semuanya akan memengaruhi konsumsi air.
Singkong dari tanah berpasir VS singkong dari tanah liat
Pertama, kebersihan bahan baku dapat mempengaruhi konsumsi air. Hal ini terutama tercermin pada bagian pembersihan. Misalnya pada mesin ayakan kering, kotoran mudah dihilangkan jika umbi singkong mentah dipanen dari lahan berpasir, sehingga tidak memerlukan air. Namun jika umbi singkong berasal dari tanah liat, sisa-sisa pasir akan melekat erat pada permukaan akar dan tidak mudah dibersihkan secara sempurna, sehingga diperlukan semprotan air pada ujung mesin ayakan kering untuk mencapai efisiensi pembersihan yang baik. Hal yang sama akan terjadi pada mesin cuci dayung. Umbi yang bersih membutuhkan lebih sedikit air dibandingkan umbi singkong yang kotor.
Mesin cuci singkong
Faktor kedua dan mendasar yang menentukan konsumsi air adalah kapasitas lini produksi tepung singkong. Semakin banyak bahan baku yang ingin diolah per jamnya, maka konsumsi airnya pun semakin banyak. Anda bisa mendapatkan jawaban spesifik setelah berdiskusi dengan staf teknis kami.
Faktor ketiga yang mempengaruhi konsumsi air adalah desain proses pabrik pengolahan tepung singkong secara keseluruhan. Seperti yang kita ketahui bersama, akan banyak air yang digunakan pada bagian pengolahan, seperti pada saringan sentrifugal, saringan serat halus, pemisah cakram, stasiun hidrosiklon dan alat pengupas, dll. Lini produksi pati singkong yang dirancang oleh produsen berbeda akan mengkonsumsi jumlah air yang berbeda. Ambil contoh yang kami LAKUKAN, dalam desain kami, kami dapat memanfaatkan air proses yang dihasilkan di jalur produksi dengan baik untuk menghemat air. Misalnya, air luapan dari pemisah cakram dapat didaur ulang dan digunakan dalam mesin cuci dayung untuk membersihkan umbi singkong mentah. Selain itu, air yang dikeluarkan dari mesin cuci dayung juga dapat digunakan kembali setelah terjadi pengendapan di kolam penampung. Tim insinyur kami dapat memberi Anda rencana yang mengurangi konsumsi air di seluruh lini produksi, untuk memastikan manfaat maksimal bagi Anda.
MELAKUKAN desain pengolahan tepung singkong
Ada juga faktor lain yang mempengaruhi konsumsi air seperti kebersihan peralatan yang membutuhkan air. Secara keseluruhan, konsumsi air pada lini pengolahan tepung singkong tidaklah tetap. Jika Anda ingin memulai usaha pengolahan tepung singkong dan ingin mengetahui konsumsi air yang tepat pada lini pengolahan tepung, selamat datang untuk menghubungi kami, teknisi kami akan memberikan jawaban sesuai dengan keadaan sebenarnya.
Ingin tahu lebih banyak tentang produk atau layanan kami? Isi formulir kontak di bawah ini, dan kami akan menghubungi Anda kembali kamu dan kamu akan mendapatkan daftar harga. Silakan juga menghubungi kami melalui email atau telepon.( * Menunjukkan wajib bidang).