2019-10-18Tepung singkong merupakan sejenis white power yang diambil dari umbi singkong yang dapat digunakan sebagai pengganti tepung terigu. Di negara-negara yang tepung terigunya harus diimpor dalam jumlah banyak, roti bisa dibuat dengan mencampurkan tepung singkong dengan tepung terigu. Oleh karena itu, kebutuhan akan tepung singkong semakin meningkat, begitu pula kebutuhan akan kualitas tepung singkong.
Proses pembuatan tepung singkong
Berikut proses pembuatan tepung singkong:
Pembersihan - pencucian - pemarutan - desanding - pengeringan - pengeringan - pengayakan dan pengemasan
Bagian pembersihan & pencucian
Bagian inilah yang menjadi landasan pengolahan tepung singkong untuk menjamin kebersihan singkong dan kualitas produk akhir. Dalam proses pembuatan tepung singkong, proses ini terutama digunakan untuk menghilangkan kotoran seperti batu, rumput liar, lumpur, tanah dan lain sebagainya. Bagian ini memiliki dua mesin, saringan kering dan mesin cuci dayung.
Penggunaan saringan kering sebagai tahap pertama dapat menghilangkan sebagian besar sedimen, menghemat banyak air, dan juga mengurangi beban kerja mesin cuci dayung. Mesin cuci dayung digunakan untuk mencuci singkong selanjutnya. Tidak hanya menghilangkan tanah yang lebih dalam, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengelupas seluruh lapisan pertama kulit singkong.

Bagian pemotongan dan penghancuran
Bagian kedua dalam proses pembuatan tepung singkong adalah memarut singkong hingga menjadi bubur. Dibutuhkan dua mesin yaitu pemotong singkong dan parutan.
Karena bahan baku singkong sangat besar, maka perlu dipotong kecil-kecil terlebih dahulu agar lebih memudahkan kerja mesin parut. Bilah mesin pemotong ini sangat cepat dan dapat dengan mudah dan cepat memotong bahan baku singkong menjadi potongan berukuran 3-4 mm. Kemudian alat serak digunakan untuk menghancurkan bahan singkong hingga menjadi bubur. DOING rasper memiliki tingkat penghancuran lebih dari 94%. Setelah dihaluskan, partikel serat akan diparut menjadi ukuran kecil dan tidak mempengaruhi rasa.

Bagian desander
Setelah desanding, bubur pati dimasukkan ke dalam desander dengan menggunakan pompa bertekanan, dimana pasir-pasir kecil yang mempengaruhi rasa dan kualitas tepung singkong akan dibuang. Setelah desanding, kandungan pasirnya kurang dari 0,2%.
Bagian dewatering
Dewatering kemudian dilakukan dengan menggunakan alat press filter rangka pelat pada proses pembuatan tepung singkong. Bubur singkong mengalir di bawah tekanan ke dalam filter press melalui pipa. Kain saring dari mesin penyaring memiliki efek penyaringan yang baik. Ini mencegah lewatnya partikel tepung. Di bawah aksi ganda tekanan dan kain saring, tepung membentuk benda yang mirip dengan bentuk kue saring, dengan kadar air kurang dari 40%.

Bagian pengeringan
Kemudian setelah dilakukan dewatering, kadar air kue singkong basah mencapai persyaratan pengoperasian flash Dryer. Pengering flash mengadopsi metode pengeringan bertekanan negatif, yang secara efektif dapat mengurangi kehilangan dan pemborosan tepung sekaligus menyelesaikan pengeringan dalam hitungan detik. Setelah dikeringkan, kadar air tepung menjadi sekitar 14%.
Bagian pengayakan dan pengemasan
Ini adalah langkah terakhir dalam proses pembuatan tepung singkong. Mesin pengayak memiliki jaring dengan ukuran berbeda yang menghalangi jalannya serat dan partikel tepung berukuran besar. Jadi kehalusan dan tekstur butiran tepung dijamin secara efektif dengan alat pengayak. Dan terakhir tepung singkong dikemas secara otomatis dengan mesin pengemas.
Sebelumnya: Pati singkong dan kegunaan industrinya
Berikutnya: Pentingnya ekonomi produksi singkong di Nigeria
Ingin tahu lebih banyak tentang produk atau layanan kami? Isi formulir kontak di bawah ini, dan kami akan menghubungi Anda kembali kamu dan kamu akan mendapatkan daftar harga. Silakan juga menghubungi kami melalui email atau telepon.( * Menunjukkan wajib bidang).